Gajah Liar Masuki Permukiman Warga Krueng Ayon

Gajah Liar
Gajah liar memasuki permukiman dan lahan sawah warga. [Foto: Civilians/Rahasiaumum.com ]

Calang.RU – Seekor Gajah liar kembali memasuki pemukiman warga di Desa Krueng Ayon Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, sehingga memicu  keresahan warga.

Pj Keuchik Krueng Ayon, Hendri berharap perhatian dari pihak terkait dalam hal ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk dapat menghalau gajah tersebut masuk ke hutan dan tidak lagi masuk ke pemukiman warga. 

“Kami berharap kepedulian pihak terkait untuk menghalau gajah tersebut, jangan sampai ada korban baru bertindak,”  ujar Hendri, Sabtu (09/05/2026).

Terkait hal ini, Kepala Resort BKSDA Aceh Jaya, Supriadi menyampaikan pihaknya belum mendapatkan informasi terkait adanya gajah di Desa Krueng Ayon tersebut.

Pihaknya segera menindaklanjuti terhadap informasi tersebut dan untuk tahap awal bakal memberikan mercon terlebih dahulu kepada warga.

“Jika nanti belum keluar juga, maka akan kami turunkan tim ke daerah tersebut, apalagi wilayah tersebut juga tidak jauh dari CRU,” katanya.

“Kepada seluruh warga jika memang ada kendala terkait gajah bisa langsung menghubungi Call Center BKSDA Aceh di nomor +62 853-6283-6024,” ujar Supriadi.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...