Polisi dan Warga Aceh Jaya Usir Gajah Liar dari Perkebunan

Anggota Polsek Sampoiniet, Polres Aceh Jaya bersama warga Gampong Blang Monlung saat patroli serta pengusiran gajah liar yang masuk ke kawasan perkebunan warga. Rabu 29 Oktober 2025. [Foto Dok : Polres Aceh Jaya/rahasiaumum.com]

Aceh Jaya. RU – Personel Polsek Sampoiniet, Polres Aceh Jaya, bersama warga Gampong Blang Monlung dan tim Purba Ranger melakukan patroli serta pengusiran gajah liar yang masuk ke kawasan perkebunan warga, Rabu, 29 Oktober 2025, malam.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 22.00 WIB itu dilakukan menindaklanjuti laporan warga terkait kerusakan tanaman akibat gajah liar yang berkeliaran sejak 25 Oktober lalu.

Kawanan gajah tersebut berada sekitar 500 meter dari permukiman warga di Kecamatan Sampoiniet.

Kapolsek Sampoiniet Iptu Heru Setiawan mengatakan patroli dilakukan secara humanis menggunakan petasan untuk menjauhkan gajah dari areal kebun.

“Kami berupaya menjaga keamanan masyarakat agar hewan tidak semakin mendekat ke permukiman,” ujarnya.

Sejumlah tanaman warga seperti sawit, kelapa, pinang, dan pisang dilaporkan rusak. Meski demikian, situasi di lokasi masih terkendali dan tidak ada korban jiwa.

Polisi juga mengimbau warga agar tidak bertindak sendiri terhadap satwa dilindungi itu dan segera melapor bila ada potensi bahaya.

“Kami ingatkan masyarakat agar berhati-hati karena gajah merupakan hewan dilindungi,” tambah Heru.

Polsek Sampoiniet telah melaporkan hasil patroli kepada pimpinan dan mengusulkan koordinasi lanjutan antara Pemkab Aceh Jaya, BKSDA, dan instansi terkait untuk mencegah konflik antara manusia dan satwa liar.

“Jika tidak ada langkah cepat pihak terkait, dikhawatirkan muncul emosi warga yang merasa dirugikan akibat tanaman rusak,” tutup Heru.(*)

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...