Langsa Dilanda Banjir, 7 Gampong Terendam

banjir langsa
Pemukiman warga di Kota Langsa terendam banjir. [Foto: BPBD/Rahasiaumum.com]

Langsa. RU – Hujan deras di Kota Langsa menyebabkan air sungai di wilayah itu meluap hingga merendam tujuh gampong dengan ketinggian air mencapai di atas lutut orang dewasa.

Tujuh gampong yang terdampak banjir pada Jumat (11/09/2026) yakni Gampong Seulalah, Seulalah Baru, Pondok Pabrik, Pondok Kemuning, Gedubang Aceh, Sidodadi, dan Gampong Jawa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Langsa, Yusuf Akbar, mengatakan empat unit perahu karet dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang terkurung banjir. Sementara tali darurat penyeberangan dipasang di sejumlah titik yang terdampak banjir.

Pemantauan juga terus dilakukan untuk melihat perkembangan ketinggian air, kondisi warga, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan apabila evakuasi sewaktu-waktu diperlukan.

“Tim di lapangan terus memantau perkembangan kondisi banjir,” ujar Yusuf.

Menurutnya, banjir dipicu curah hujan yang tinggi serta kondisi pasang surut air laut. Material sampah dan kayu yang terbawa arus juga menyumbat aliran Sungai Krueng Langsa.

Sementara itu, Plt Kadinsos Kota Langsa, Darma Putra, mengatakan bantuan pangan pokok mulai disalurkan ke dua posko banjir, masing-masing di Gampong Pondok Pabrik dan Pondok Kemuning.

Ia mengatakan koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi selama banjir berlangsung.

“Kami terus berkoordinasi agar seluruh kebutuhan warga terdampak bisa terpenuhi,” pungkasnya.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...