Kasus Malaria di Aceh Selatan Meningkat

Malaria
Ilustrasi - Penyakit malaria yang menular melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi parasit malaria. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Tapaktuan. RU – Kasus malaria di Kabupaten Aceh Selatan menunjukkan peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Hingga 2026, Dinas Kesehatan Aceh Selatan mencatat sebanyak 97 kasus malaria. 

Angka tersebut meningkat dibandingkan dua tahun sebelumnya, dimana pada 2024, kasus malaria tercatat sebanyak 43 kasus, kemudian meningkat menjadi 63 kasus pada 2025.

Sementara hingga 2026, jumlah kasus kembali meningkat menjadi 97 kasus.

Pekerja tambang emas disebut menjadi kelompok yang paling banyak menyumbang kasus malaria di Aceh Selatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Dharma Syahputra, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan untuk mengendalikan penyebaran malaria di wilayah itu.

“Upaya pencegahan dan penanganan terus dilakukan, termasuk pemantauan terhadap masyarakat yang mengalami gejala malaria. Kami juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari gigitan nyamuk,” kata Dharma Syahputra, Jum’at (11/09/2026).

Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada malaria.

Ia menekankan, pemeriksaan dan penanganan sejak dini penting dilakukan agar penderita segera mendapatkan pengobatan sekaligus mencegah potensi penularan lebih lanjut.

Seperti diketahui, malaria merupakan penyakit yang dapat menular melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi parasit malaria.

Dharma pun mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan pelindung untuk menghindari gigitan nyamuk, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala malaria.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...