Banda Aceh. RU – Dinas Pendidikan Dayah Aceh mengalokasikan anggaran Rp50,53 miliar untuk pengadaan Al-Quran dan kitab bagi 36.171 santri pada 286 dayah di Aceh.
Program tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Aceh terhadap kebutuhan pembelajaran santri, termasuk bagi dayah yang terdampak bencana hidrometeorologi dan banjir pada November 2025.
“Program ini pada prinsipnya merupakan bentuk perhatian Pemerintah Aceh untuk mendukung keberlangsungan pendidikan dayah, khususnya dalam membantu tersedianya bahan pembelajaran yang dibutuhkan para santri,” kata Kepala Bidang Manajemen Sarana dan Prasarana sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Lian Sofyan, dikutip Minggu (06/09/2026).
Berdasarkan data perencanaan program, penerima manfaat terdiri atas 26.382 santri jenjang Ula, 5.917 santri jenjang Wustha, dan 3.872 santri jenjang Ulya.
Total sasaran program mencapai 36.171 santri. Sementara jumlah santri dayah di Aceh secara keseluruhan tercatat sebanyak 252.933 orang.
Lian menegaskan, program tersebut belum dimaksudkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan kitab bagi seluruh santri di Aceh. Penyediaan kitab dilaksanakan berdasarkan kemampuan anggaran, perencanaan dan prioritas kebutuhan.
“Jumlah santri kita sangat banyak. Karena itu, program ini tentu belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan santri di Aceh. Namun, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi santri dan dayah yang menjadi penerima,” ujarnya.(TH05)













