Meulaboh. RU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga saat ini mencapai 11,5 Hektare (Ha) dari sebelumnya seluas 9,5 Ha.
Ada pun wilayah yang terdampak musibah kebakaran lahan diantaranya meliputi Kecamatan Johan Pahlawan di Gampong Blang Beurandang seluas 3 hektare, Kecamatan Samatiga di Gampong Mesjid Baro seluas 5 hektare.
Kemudian di Kecamatan Kaway XVI berlokasi di Gampong Simpang seluas 2 hektare, serta Kecamatan Woyla di Gampong Aron Tunong seluas kurang lebih 1,5 hektare.
Plt Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Dharmawan, mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Aceh Barat diterjunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan operasi pemadaman bersama unsur TNI, Polri, KPH IV Aceh, dan masyarakat setempat.
“Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kerugian yang ditimbulkan sejauh ini adalah rusaknya vegetasi tanaman serta berpotensi mengganggu pernapasan warga di sekitar lokasi,” jelasnya.
Dharmawan menjelaskan, upaya pemadaman di lapangan menghadapi sejumlah kendala teknis, di antaranya sumber air yang sangat terbatas di wilayah Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat dan hembusan angin kencang, serta sulitnya akses jalan menuju titik api, terutama di Gampong Simpang, Kecamatan Kaway XVI, serta wilayah Samatiga dan Johan Pahlawan.
Untuk menunjang operasional, tim gabungan menyiagakan sejumlah sarana dan prasarana pendukung, antara lain 1 unit armada D-Max, 1 unit ATV, 1 unit drone pemantau, serta 2 unit mesin pemadam air beserta perlengkapan selang.(TH05)













