Kutacane. RU – Ribuan warga terdampak banjir hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tenggara diusulkan menerima bantuan dari Kementerian Sosial.
Pemerintah daerah mengajukan tiga jenis bantuan, yakni Jaminan Hidup (Jadup), isi hunian rumah tangga, dan penguatan ekonomi.
Kepala Dinas Sosial Aceh Tenggara Bahagia Wati mengatakan, bantuan Jadup diusulkan bagi 2.295 jiwa dari 636 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 50 desa pada 11 kecamatan.
“Dana Jadup nantinya masuk langsung ke rekening masing-masing penerima manfaat,” kata Bahagia Wati saat dihubungi rahasiaumum.com, Rabu (19/08/2026).
Besaran Jadup yang diusulkan mencapai Rp15.000 per jiwa per hari. Jika diberikan selama tiga bulan, setiap penerima manfaat akan memperoleh Rp1,35 juta.
Selain bantuan tersebut, pemerintah daerah mengusulkan isi hunian rumah tangga untuk 2.145 KK.
Setiap keluarga yang ditetapkan sebagai penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta.
Sementara bantuan penguatan ekonomi diajukan untuk 2.086 KK dengan nilai Rp5 juta per KK.
Bahagia menjelaskan, calon penerima telah menjalani asesmen dan verifikasi lapangan yang melibatkan Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta pendamping sosial.
Data tersebut turut dilengkapi dokumentasi kondisi di lapangan guna memastikan bantuan menyasar warga yang benar-benar terdampak bencana.
“Untuk usulan by name by address calon penerima Jadup, isi hunian rumah tangga dan penguatan ekonomi sudah diusulkan ke Kementerian Sosial oleh pemerintah daerah,” ujarnya.(AFW11)













