Ayah dan Anak Terlibat Kasus Narkoba, Polres Aceh Barat Sita 210 Gram Ganja

Tersangka beserta barang bukti kasus narkotika jenis ganja yang diamankan Polres Aceh Barat. Kamis 23 Juli 2026 [Dok. Polres Aceh Barat/rahasiaumum.com]

Aceh Barat. RU – Jaringan penyalahgunaan narkotika kembali dibongkar jajaran Polres Aceh Barat.

Dalam satu hari, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil mengungkap tiga perkara dengan mengamankan tiga terduga pelaku serta menyita narkotika jenis ganja dan sabu.

Pengungkapan dilakukan pada Rabu, 22 Juli 2026 di sejumlah lokasi wilayah Kabupaten Aceh Barat.

Keberhasilan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang resah terhadap dugaan aktivitas peredaran narkotika.

Kasus pertama diungkap sekitar pukul 16.00 WIB di Kecamatan Johan Pahlawan.

Polisi mengamankan MS (61), warga Kecamatan Meureubo, setelah menerima informasi terkait dugaan penyalahgunaan ganja.

Dari penggeledahan, petugas menemukan dua bungkus ganja dengan berat bruto 101 gram serta satu unit telepon genggam.

Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas kembali bergerak menindaklanjuti laporan mengenai sebuah rumah yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Johan Pahlawan.

Dalam operasi tersebut, polisi menangkap TK (34).

Dari lokasi, petugas menyita satu bungkus ganja seberat 9,3 gram, satu paket kecil sabu dengan berat bruto 0,11 gram, alat hisap sabu (bong), dua pipet plastik, serta satu unit telepon genggam.

Dalam pemeriksaan awal, TK mengaku memperoleh ganja dari ayah kandungnya berinisial TA (66).

Berdasarkan keterangan tersebut, penyidik melakukan pengembangan hingga berhasil mengamankan TA di wilayah yang sama.

Saat penggeledahan di kediamannya, polisi menemukan tas merah berisi 11 bungkus ganja dengan berat bruto keseluruhan 100 gram, satu dompet, dan satu unit telepon genggam.

TA mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial CB yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) dan diduga berada di Kabupaten Nagan Raya.

Dari tiga perkara tersebut, Satresnarkoba Polres Aceh Barat mengamankan total barang bukti berupa ganja dengan berat bruto sekitar 210,3 gram, sabu 0,11 gram, sejumlah telepon genggam, alat hisap, serta barang lain yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, melalui Kasat Resnarkoba AKP Shandy Saputra, mengatakan pengungkapan tersebut tidak terlepas dari peran masyarakat dalam memberikan informasi.

“Informasi dari masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan pengungkapan kasus-kasus ini. Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang telah membantu kepolisian. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara profesional, cepat, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar AKP Shandy Saputra, Kamis (23/07/2026).

Ia menegaskan Satresnarkoba Polres Aceh Barat akan terus melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk membongkar jaringan narkotika yang lebih luas.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Aceh Barat. Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan narkotika,” tegasnya.

Saat ini, ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Aceh Barat.

Penyidik masih melakukan pemeriksaan lanjutan, pengembangan terhadap pihak lain yang diduga terlibat, serta melengkapi proses hukum sebelum perkara dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum.(*)

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...