Aceh Barat. RU – Rotasi jabatan kembali dilakukan Polres Aceh Barat melalui serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran yang digelar di Lapangan Apel Mapolres, Jumat (19/06/2026).
Kegiatan itu dipimpin Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan dan diikuti para pejabat utama, personel, jajaran polsek, serta Bhayangkari Cabang Aceh Barat.
Mutasi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Aceh Nomor ST/310/VI/KEP.3./2026 dan ST/311/VI/KEP.3./2026 tertanggal 11 Juni 2026.
Pergantian meliputi jabatan Kabag Ops, Kasat Intelkam, Kasat Samapta, serta Kapolsek Samatiga, Kaway XVI, Sungai Mas, dan Arongan Lambalek.
Yhogi Hadisetiawan menyebutkan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk meningkatkan efektivitas kerja, memperkuat manajemen, serta membuka ruang pengembangan karier personel.
Ia menegaskan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar administrasi, melainkan momentum penyegaran untuk menghadirkan inovasi dan peningkatan layanan kepada masyarakat.
“Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri sebagai bentuk pembinaan personel dan kebutuhan organisasi. Saya mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Aceh Barat. Kepada pejabat yang baru, saya berharap dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas serta melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dalam sertijab tersebut, Kompol Abdul Hamid resmi menjabat Kabag Ops menggantikan Kompol Putranta Martius Ketaren yang kini bertugas sebagai Kabag Ops Polres Aceh Tamiang.
Pergantian juga terjadi pada Kasat Samapta dari AKP Reka Teruna Hasra kepada AKP Safriadi, serta Kasat Intelkam dari AKP Agung Kastria Kesuma kepada Iptu Firmansyah.
Sementara itu, jabatan Kapolsek Samatiga kini diisi Iptu Ade Haidir, Kapolsek Kaway XVI oleh Iptu Deva Reynaldi Wirsa, Kapolsek Sungai Mas oleh Iptu Fauzi Adha, dan Kapolsek Arongan Lambalek oleh Ipda Muhammad Nazir.
Yhogi menekankan para pejabat baru memiliki peran penting dalam menjaga kamtibmas, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Ia juga meminta seluruh personel meningkatkan profesionalisme, integritas, dan responsivitas menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.
“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Oleh karena itu seluruh jajaran harus mampu menunjukkan kinerja yang profesional, responsif dan berorientasi pada pelayanan. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.(*)













