UIN Ar-Raniry Tambah Enam Guru Besar

Guru Besar
Enam dosen UIN Ar Raniry mendapat Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Penetapan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode III Tahun 2025 yang diserahkan langsung Menteri Agama Prof Dr Nasaruddin Umar, di Jakarta. [Foto: UIN Ar Raniry/Rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali menambah enam guru besar setelah terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Penetapan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode III Tahun 2025 yang diserahkan langsung Menteri Agama Prof Dr Nasaruddin Umar, pada Selasa 14 Juli 2026.

Keenam dosen UIN Ar-Raniry yang menerima KMA Guru Besar yakni; Prof. Dr. Azhar, M.Pd. bidang Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam, Prof. Dr. Husna Amin, M.Hum. bidang Filsafat Agama dan Prof. Dr. Marzuki, S.Pd.I., M.Si. bidang Antropologi Pendidikan Islam.

Kemudian Prof. Dr. Firdaus, S.Ag., M.Hum. bidang Sosiologi Agama, Prof. Dr. Ernita Dewi, S.Ag., M.Hum. bidang Filsafat Islam Kontemporer dan Prof. Dr. Jasafat, M.A. bidang Ilmu Dakwah.

“Dengan penambahan tersebut, maka jumlah guru besar di UIN Ar Raniry Banda Aceh kini menjadi 66 orang. Penambahan tersebut menjadi indikator meningkatnya kapasitas akademik dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus,” ungkap Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman, Rabu (15/07/2026).

Ia berharap, kehadiran para guru besar ini mampu mendorong lahirnya inovasi, memperkuat kolaborasi riset, meningkatkan publikasi ilmiah, serta memperluas rekognisi akademik di tingkat nasional maupun internasional.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...