Prodi IAT UIN Ar-Raniry Raih Akreditasi Unggul

IAT_UIN
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman bersama asesor BAN-PT Prof Dr Islah Gusmian MAg dari UIN Raden Mas Said Surakarta dan Dr Atiyatul Ulya MA dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat asesmen lapangan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada 11-13 Februari 2026 (Foto: Humas UIN Ar Raniry)

Banda Aceh. RU – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Capaian ini menjadi momentum untuk mendorong inovasi keilmuan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Ini bukan akhir, tetapi titik awal untuk terus bergerak menghadirkan pendidikan yang berdampak,” kata Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Prof Dr Salman Abdul Muthalib dikutip Kamis (02/04/2026).

Akreditasi tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 6260/SK/BAN-PT/Ak/S/III/2026, dimana status akreditasi ini berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 31 Maret 2026 hingga 31 Maret 2031.

Ia mengatakan proses akreditasi unggul diraih setelah Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) menjalani asesmen lapangan pada 11-13 Februari 2026 di Banda Aceh yang dilakukan oleh Prof Dr Islah Gusmian  dari UIN Raden Mas Said Surakarta dan Dr Atiyatul Ulya MA dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ketua Prodi IAT, Zulihafnani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, maupun para stakeholder. 

Ia berharap dengan status akreditasi unggul Prodi IAT UIN Ar-Raniry dapat semakin memperkuat perannya sebagai pusat kajian Al-Qur’an dan tafsir yang adaptif serta berkontribusi bagi masyarakat luas.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...