Pasokan Air Menyusut, Pemkab Abdya Bergerak Amankan Musim Tanam Gadu 2026

Pemerintah Abdya meninjau langsung kondisi pintu air intake Krueng Baru sepanjang 100 meter di Dusun Alue Trienggadeng, Gampong Kaye Aceh, yang mengalami penyusutan. Minggu 31 Mei 2026 [Dok. rahasiaumum.com/AFW016]

Blangpidie. RU – Menurunnya debit air sungai akibat kemarau mulai berdampak pada sektor pertanian di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Kondisi itu menghambat pasokan air menuju intake Krueng Baru yang mengairi puluhan hektare sawah di Kecamatan Manggeng dan Lembah Sabil.

Saat ini petani di wilayah tersebut telah memasuki tahap pengolahan lahan untuk Musim Tanam (MT) Gadu 2026.

Namun, aliran sungai menuju kolam pintu air (intake) Krueng Baru di Dusun Alue Trienggadeng, Gampong Kaye Aceh, dilaporkan menyusut sekitar 100 meter sehingga berpotensi mengganggu kebutuhan irigasi.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Abdya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) langsung melakukan normalisasi saluran guna memastikan pasokan air kembali mengaliri area pertanian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Abdya, Rahwadi, meninjau lokasi bersama Anggota DPRK Abdya Khairunnas, Camat Manggeng Ridhawiyardi, Camat Lembah Sabil Juarsa, Kepala Bidang SDA Ratno Juarsa, serta para keuchik dan keujruen blang yang mewakili petani.

Rahwadi mengatakan pihaknya akan mempercepat pengerukan sedimen dan pembersihan kolam intake menggunakan alat milik Dinas PUPR.

Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung dalam sepekan.

“Kami menjalankan perintah langsung dari Pak Bupati untuk segera menyelesaikan masalah air ini,” kata Rahwadi, Minggu (31/05/2026).

Selain pengerukan, pemerintah juga akan membangun tanggul penahan air sementara dengan memanfaatkan material yang tersedia di sekitar sungai.

Rahwadi menegaskan proses pengolahan sawah tidak boleh terhambat agar program tanam serentak untuk mendukung ketahanan pangan nasional dapat berjalan sesuai jadwal.

“Abdya merupakan salah satu lumbung pangan utama di pantai barat selatan Aceh, sehingga persoalan ini menjadi prioritas kami,” tegas Rahwadi.(T018)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...