Lhoksukon. RU – Keuchik Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Janni, mengatakan hingga kini desanya sama sekali belum menerima bantuan dana apapun dari pemerintah.
Sebanyak 30 kepala keluarga pun saat ini masih menempati tenda darurat sejak terjadinya banjir bandang 25 November 2025 lalu.
“Bantuan dari pemerintah satupun belum cair untuk desa kami. Baik itu Dana Tunggu Hunian (DTH), jatah hidup, dana terdampak ekonomi dan perabot,” kata Janni, Sabtu (30/05/2026).
Janni menambahkan, masyarakat yang memilih tinggal di rumah sewa kini malah kesusahan dan harus berutang, lantaran DTH yang dijanjikan pemerintah sejak enam bulan lalu sama sekali belum cair.
Ia mengungkapkan, Lubok Pusaka menjadi salah satu desa yang masuk katagori hilang.
Saat ini, wilayah desa yang masih tersisa hanya tiga dusun yaitu Dusun Tanah Merah, Dusun Bidari dan Dusun Seuleumak. Namun, kondisi permukiman di tiga dusun ini masih seperti enam bulan lalu, dan belum ada pembahasan terkait hunian tetap antara perangkat desa setempat dengan pemerintah.
“Kami berharap dana bantuan segera dicairkan karena masyarakat di sini sangat membutuhkan,” ujarnya.(TH05)














