Sengketa Tapal Batas Dua Gampong di Lhoong Berakhir Damai

Suasana musyawarah penyelesaian tapal batas antara Gampong Gleu Bruek dengan Meunasah Cot, di Balai Mesjid Gampong Pasi kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Kamis 7 Mei 2026. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Musyawarah yang difasilitasi Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lhoong berhasil mengakhiri perselisihan antara warga Gampong Gleu Bruek dan Gampong Meunasah Cot, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, terkait sengketa tapal batas wilayah.

Pertemuan yang berlangsung di Balai Masjid Gampong Pasi, Kamis, 7 Mei 2026, dihadiri Camat Lhoong Irda Junaidi SE MM, Danramil Lhoong Kapten Deni Hendyanto, Kapolsek Lhoong Aiptu Kuswandi, Imum Mukim, serta tokoh masyarakat setempat.

Camat Lhoong Irda Junaidi mengatakan sengketa batas wilayah sempat memicu ketidakharmonisan antarwarga sehingga Forkopimcam mengambil langkah mediasi melalui musyawarah.

“Benar, memang selama ini terjadi riak-riak kecil antara warga Gampong Gleu Bruek dengan warga Gampong Meunasah Cot akibat sengketa batas wilayah gampong. Kami dari Forkopimcam Lhoong mengambil inisiatif untuk memediasi dan memfasilitasi penyelesaian melalui musyawarah. Alhamdulillah mendapat respons positif dari kedua pihak,” kata Irda.

Ia menyebutkan kedua pihak telah sepakat berdamai dan menandatangani surat perjanjian damai.

“Semua sudah selesai. Saya meminta kepada kedua pihak, tidak ada lagi dendam dan permusuhan, mari kembali merajut persaudaraan,” ujarnya, , seperti diberitakan rahasiaumum.com, Jumat (08/05/2026).

Danramil Lhoong Kapten Deni Hendyanto berharap warga kedua gampong kembali hidup rukun dan menjaga silaturahmi.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatangan Surat Perjanjian Damai antara Keuchik Gampong Gleu Bruek Yuni dan Keuchik Gampong Meunasah Cot Sahawardi, selaku pihak yang bersengketa.(IA03)

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...