Mekkah. RU – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menyoroti persoalan distribusi makanan jemaah haji Indonesia yang saat ini bersiap menjalani puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina.
Pasalnya, saat melakukan inspeksi, Timwas menemukan sejumlah persoalan distribusi makanan yang dinilai perlu segera ditindaklanjuti.
Salah satu temuan berada di Sektor 7, tepatnya di Hotel 702 yang dihuni empat kelompok terbang (kloter), dimana saat sidak dilakukan, makanan siap saji baru tersedia untuk satu kloter. Sedangkan makanan untuk jemaah dari tiga kloter lainnya belum tersedia.
Padahal, malam itu makanan seharusnya sudah terdistribusi kepada jemaah melalui pimpinan kloter,” kata Anggota Timwas Haji DPR RI dari Fraksi PKB, Siti Mukaromah, Sabtu (23/05/2026).
Ia juga meminta pemerintah memperhatikan kualitas makanan siap saji yang dibagikan kepada jemaah.
Erma pun menyoroti adanya makanan berkuah santan dengan masa kedaluwarsa hingga 18 bulan, sehingga ia pun mendesak pemerintah mengevaluasi seluruh proses pendistribusian makanan untuk jemaah agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan selama proses ibadah haji berlangsung.(TH05/RMOL)














