Kebakaran di Blang Rubek Padam, Dua Rumah Terdampak

Sumur Gas Terbakar
Kebakaran akibat semburan gas dari galian sumur bor di Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis (21/05/2026) dini hari. [Foto : Dok Warga]

Lhoksukon. RU – Kebakaran hebat di Gampong Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, kini dilaporkan telah padam.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dua rumah yang berdekatan dengan lokasi kejadian, ikut terbakar meski tidak menghanguskan seluruh bangunan.

Awalnya, kebakaran di areal bekas itu diduga akibat ledakan dari pipa gas di kawasan Wilayah Kerja (WK) Blok B di Aceh Utara yang sebelumnya dikelola ExxonMobil.

Namun kemudian terungkap bahwa ledakan yang diikuti semburan api itu muncul dari galian sumur bor yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengairan sawah masyarakat setempat yang selama ini mengalami kesulitan air pada saat musim kemarau.

Kapolres Aceh Utara melalui Kasi Humas AKP Bambang Sutrisno menjelaskan, berdasarkan keterangan keuchik (kepala desa) setempat, sumur bor itu dibangun menggunakan dana desa dan pekerjaannya dilakukan sejak Kamis, 16 Mei 2026.

Pada Kamis (21/05/2026) sekira pukul 13.30, pengeboran telah mencapai lebih kurang 90 meter. Saat itu, dari dalam sumur keluar pasir berlumpur. Karena itu pekerja menarik pipa dari sumur.

Selanjutnya, Jumat (22/5/2026), pukul 02.00 dini hari, terjadi semburan gas disertai lumpur dan api dengan suara dentuman yang menggelegar.

“Peristiwa itu terjadi di areal kebun sawit dan persawahan, tepat di lokasi pengeboran sumur air untuk memenuhi kebutuhan pengairan sawah masyarakat setempat,” terangnya.

Polres Aceh Utara pun melakukan koordinasi dengan pihak PT Pema Global Energi (PGE) dan Pemkab Aceh Utara untuk memadamkan kobaran api di lokasi kejadian.

“Saat ini kobaran api sudah padam, dan dari instansi terkait juga sudah melakukan sterilisasi area dan pemeriksaan kandungan gas oleh pihak PT PGE. Kepolisian juga melakukan verifikasi terhadap beberapa warga yang mengungsi demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...