Pemerintah Aceh Alokasikan Rp824 Miliar TKD Tambahan untuk Pemulihan Pascabencana

dana transfer ke daerah
Ilustrasi - Pemerintah Aceh mengalokasikan dana Rp824,8 Miliar TKD tambahan tahun 2026 ke sejumlah kabupaten/kota di Aceh untuk pemulihan pascabencana. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Banda Aceh. RU – Pemerintah Aceh mengalokasikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) tambahan tahun 2026 dengan jumlah total mencapai Rp 824,8 miliar untuk mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi. 

Aceh Utara menjadi daerah penerima tertinggi dengan jumlah alokasi mencapai Rp 146,5 miliar.

Lalu, Kabupaten Bireuen dapat Rp 110 miliar, Aceh Tamiang Rp 57,1 miliar, Pidie Jaya Rp 48,9 miliar, dan Aceh Timur Rp 40,1 miliar. 

“Lima daerah tersebut tercatat sebagai penerima alokasi paling tinggi TKD tambahan 2026,” kata seorang pejabat di Pemerintah Aceh, Kamis (16/04/2026).

Sementara Kabupaten Aceh Barat hanya mendapat alokasi TKD tambahan 2026 senilai Rp 1 miliar, lebih rendah dari Nagan Raya, Pidie, Aceh Besar, Langsa, Gayo Lues, Lhokseumawe, Aceh Tenggara, Subulussalam, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Bener Meriah dan juga Aceh Tengah.

Selain itu, Kabupaten Aceh Jaya, Simeulue, Banda Aceh dan Kota Sabang juga mendapat alokasi terendah TKD tambahan tahun 2026 ini.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...