Pria Tunarungu Serang Ibu dan Anak di Aceh Utara, Tiga Orang Luka

Tersangka penyerangan menggunakan senjata tajam di sebuah rumah di Gampong Simpang Empat, Kecamatan Seunuddon. Jumat 10 April 2026. [Foto Dok : Polres Aceh Utara/rahasiaumum.com]

Aceh Utara. RU – Seorang ibu dan anak menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam di sebuah rumah di Gampong Simpang Empat, Kecamatan Seunuddon, Rabu, 8 April 2026 malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Peristiwa tersebut juga menyebabkan pelaku dan para korban harus mendapatkan perawatan medis intensif.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Seunuddon Iptu Edi Suparman menyampaikan pelaku diketahui bernama Abizar (24), seorang pria tuna rungu-wicara.

Sementara korban yakni Nurhanifah (37) dan anaknya, Bintang Zaki Almunawwarrah (12).

“Pelaku yang diketahui masuk ke rumah korban langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis pisau dapur,” ujar Iptu Edi, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Jumat (10/04/2026).

Peristiwa bermula saat pelaku diduga memasuki rumah korban pada malam hari dan aksinya diketahui oleh Nurhanifah.

Saat penyerangan berlangsung, Bintang Zaki melihat ibunya diserang dan berusaha melawan dengan pedang yang ada di rumah.

Dalam insiden tersebut, pelaku sempat menusuk Bintang Zaki di bagian rusuk kiri satu kali.

Ia kemudian berlari keluar rumah untuk meminta bantuan kepada ayahnya, Samsul Bahri, yang berada di warung kopi sekitar lokasi.

Mendapat informasi itu, Samsul Bahri bersama warga mendatangi rumah dan menemukan istrinya masih bergelut dengan pelaku.

Warga kemudian membantu melerai sekaligus mengamankan situasi.

Akibat kejadian itu, Nurhanifah mengalami beberapa luka tusuk di bagian perut, dada, dan lengan kanan.

Sementara anaknya menderita luka tusuk di bagian rusuk kiri.

Pelaku juga mengalami luka sayat di tangan kanan serta bacokan di lengan kiri akibat perlawanan korban.

“Ketiga orang tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Seunuddon untuk mendapatkan perawatan intensif. Saat ini kondisi mereka masih dalam penanganan medis,” kata Iptu Edi.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif penyerangan.

Pelaku kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *