TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Bener Meriah

bailey bener meriah
Prajurit TNI membangun jembatan bailey membuka akses antarwilayah pascabencana hidrometeorologi di Bener Meriah, Kamis (19/02/2026). (Foto: Penerangan Kodam IM)

Redelong. RU – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam mempercepat pembangunan jembatan bailey di ruas jalur dua Pacuan Kuda, Desa Karang Rejo, Kabupaten Bener Meriah, guna membuka akses antarwilayah pascabencana.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi mengatakan, pembangunan jembatan tersebut untuk menggantikan akses penghubung yang sebelumnya terputus akibat bencana alam.

“Percepatan pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas utama untuk memulihkan mobilitas warga di Kabupaten Bener Meriah. Jalur ini merupakan akses vital menghubungkan masyarakat menuju pusat perekonomian, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta lahan pertanian dan perkebunan warga,” katanya dikutip Jumat (20/02/2026).

Ia mengatakan, proses pengerjaan jembatan bailey terus dikebut dengan melibatkan personel Yonzikon 13/Karya Etmaka, Yonzipur 9/Lang-Lang Bhuana, Denzipur 3/Agni Tirta Dharma, serta personel Kodim 0119/Bener Meriah.

Ia juga mengharapkan proses pembangunan dapat segera rampung sesuai target yang telah ditetapkan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat luas.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...