Banda Aceh Luncurkan Peukan Raya Ramadhan 1447 H

Peukan Raya Ramadhan Banda Aceh. Selasa 17 Februari 2026. [Foto Dok : Prokopim Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Pemerintah Kota Banda Aceh akan menggelar Peukan Raya Ramadhan 1447 H pada 27 Februari–13 Maret 2026 di bekas lahan Pasar Aceh Shopping Center yang telah dibongkar.

Kegiatan selama 15 hari itu dibagi dalam tiga zona, yakni Peukan Raseuki, Peukan Khanduri, dan Peukan Silaturahmi.

Peukan Raseuki menghadirkan Peukan Takjil serta bazar UMKM kuliner dan nonkuliner.

Peukan Khanduri menampilkan tradisi Teumok Khanduri Ramadhan, kolaborasi dzikir Dalael dan tarian sufi, nasyid berpadu perkusi Nusantara, hingga atraksi budaya.

Adapun Peukan Silaturahmi diisi pertunjukan, gim, dan diskusi ringan untuk aktivitas ngabuburit.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyebut agenda tersebut sebagai langkah percepatan pemulihan ekonomi sekaligus penguatan ekosistem usaha masyarakat.

“Peukan Raya Ramadhan merupakan festival ekonomi berbasis masyarakat yang diinisiasi Pemerintah Kota Banda Aceh dengan mengusung semangat Khanduri-Raseuki-Silaturahmi. Acara ini sebagai perayaan Ramadhan yang mengintegrasikan budaya lokal dengan penguatan ekonomi umat,” ujarnya, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Selasa (17/02/2026).

Ia menambahkan, lonjakan konsumsi saat puasa menjadi peluang memperluas perputaran transaksi.

“Konsep Khanduri (berbagi) menjadi penggerak terbukanya peluang Raseuki (rezeki) bagi pelaku usaha lokal,” katanya.

Sebagai dukungan konkret, pemkot menyiapkan 100 los pameran gratis bagi UMKM kuliner yang lolos kurasi.

Pendaftaran dibuka secara daring mulai 18 Februari 2026 pukul 22.00 WIB melalui tautan bit.ly/UMKM-PRRAMADHAN2026.

Illiza berharap kegiatan ini menjadi katalis kebangkitan ekonomi kota serta memperkuat ketahanan pelaku usaha.(TA019)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...