500 Warga Aceh Tamiang Manfaatkan Pengobatan Gratis Yayasan Budha Suci

Tampak Kepala SMPN 1 Karang Baru, Edi Wahyudi saat menyampaikan sambutan pada kegiatan layanan pengobatan gratis yang digelar Yayasan Budha Suci. Minggu 13 September 2026 [Dok. rahasiaumum.com/S04]

Kualasimpang. RU – Sekitar 500 warga Kabupaten Aceh Tamiang memanfaatkan layanan pengobatan gratis yang digelar Yayasan Budha Suci Medan di SMP Negeri 1 Karang Baru, Minggu (13/09/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut turut dimanfaatkan ratusan siswa SMP Negeri 1 Karang Baru.

Kepala sekolah Edi Wahyudi, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Budha Suci Medan dan para relawannya atas kegiatan sosial yang dilaksanakan di lingkungan sekolah.

“Selain membantu pengobatan gratis kepada warga Aceh Tamiang, ratusan anak didik kami juga turut memanfaatkan pengobatan gratis ini,” ujar Edi dalam sambutannya.

Menurut Edi, kegiatan sosial para relawan telah dimulai sehari sebelumnya.

Pada Sabtu, 12 September 2026, mereka bergotong royong membersihkan endapan lumpur yang mengeras akibat banjir bandang beberapa waktu lalu di halaman sekolah.

“Kemarin para relawan Budha Suci juga melakukan kegiatan sosialnya membersihkan endapan lumpur yang ada dilingkungan sekolah untuk lokasi kegiatan hari ini,” tutur Edi.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, yang turut menjadi relawan, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya bakti sosial tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Budha Suci yang tetap memberikan perhatian kepada masyarakat Aceh Tamiang sejak bencana banjir bandang.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang, saya mengucapkan rasa terimakasih kepada Budha Suci yang sejak banjir bandang lalu hingga hari ini masih saja memberikan perhatiannya kepada kami dengan bermacam-macam programnya,” ungkap Syuibun.

Syuibun mengatakan, bantuan yang disalurkan yayasan sejak pascabanjir antara lain sembako, air mineral, serta berbagai kebutuhan rumah tangga seperti kasur, tikar, kompor, dan tabung gas.

“Mulai banjir bandang sampai sekarang ini, secara bertahap bantuan Yayasan Budha Suci masih saja mengalir ke Aceh Tamiang,” tambahnya.

Ketua Relawan Budha Suci Aceh Tamiang, Hartono, juga mengajak masyarakat untuk terus bangkit setelah kehilangan rumah dan harta benda akibat banjir bandang.

“Kami datang bukan hanya menyapa, tetapi ikut dalam membangkitkan dari keterpurukan dan memberikan kenyamanan. Hari ini kami datang untuk sosialisasi kesehatan sekaligus membawa dokter dan tenaga medis beserta obat-obatan agar warga Aceh Tamiang tetap sehat,” tutur Hartono.(S04)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...