Takengon. RU – Tanah longsor menerjang sebuah rumah warga di Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Minggu (13/09/2026).
Material dari tebing belakang rumah menimpa bangunan saat keluarga sedang menggelar arisan.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Aceh Tengah sejak siang hingga sore.
Selain merusak rumah, material longsor juga menimbun bahu jalan dan menyebabkan arus lalu lintas sempat terhenti.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah Andalika mengatakan, hujan deras memicu longsor di sejumlah titik wilayah kabupaten tersebut. Di Kampung Sanehen, bencana itu menimbulkan korban jiwa.
”Tanah longsor berasal dari tebing belakang rumah warga. Kejadian ini menimbulkan korban jiwa,” kata Andalika kepada rahasiaumum.com.
Saat kejadian, salah satu rumah warga tengah digunakan untuk acara arisan keluarga yang diikuti anggota keluarga besar dari Kampung Paya Reje dan Kampung Bintang, Aceh Tengah.
Andalika menyebut dua orang menjadi korban dalam kejadian tersebut.
Yuhana (39) mengalami luka, sedangkan Nazila (9) meninggal dunia. Keduanya merupakan warga Kampung Paya Reje, Kecamatan Kebayakan.
Longsor juga terjadi di Jalan Takengon-Bintang, tepatnya di kawasan Pagar Merah.
Material menutup badan jalan sehingga akses kendaraan sempat terganggu.
”Sekitar pukul 20:00 WIB tadi jalan sudah dapat dilalui,” ujarnya.
Bencana serupa melanda Jalan Pepalang-Berewang Gading di sekitar Kampung Kuyun.
Longsor menutup badan jalan sekaligus merusak Jembatan Aramco, sehingga akses lalu lintas di kawasan tersebut lumpuh.
Material longsor di ruas jalan tersebut telah dibersihkan.
Namun, jembatan yang rusak belum dapat diperbaiki sehingga akses kendaraan hingga kini masih terganggu.(BI09)













