Polisi Evakuasi Kerangka Korban Banjir Bandang di Tanah Jambo Aye

Tampak suasana proses evakuasi kerangka korban banjir bandang yang dilaporkan hilang sejak 27 November 2025. Senin 26 Januari 2026. [Foto Dok : Polres Aceh Utara/rahasiaumum.com]

Aceh Utara. RU – Warga Gampong Biram Rayeuk, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, dikejutkan dengan penemuan kerangka manusia di sebuah kebun pada Kamis, 22 Januari 2026.

Jenazah tersebut diketahui merupakan korban banjir bandang yang dilaporkan hilang sejak 27 November 2025.

Korban kemudian diidentifikasi sebagai Mawardiah (18), warga Gampong Lhok Reudeup, Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Agus Alfian Halomoan Lubis menjelaskan, temuan bermula ketika pemilik kebun bernama Asnawi melihat bentuk mencurigakan menyerupai kaki manusia di lahannya.

“Setelah dilakukan pengecekan secara teliti dan seksama, pemilik kebun memastikan bahwa yang terlihat tersebut benar merupakan kerangka kaki beserta kerangka tubuh manusia,” ujar AKP Agus, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Jumat (23/01/2026).

Asnawi kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada warga sekitar sebelum diteruskan ke pihak kepolisian.

Personel Polsek Tanah Jambo Aye segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

Hasil identifikasi berdasarkan ciri fisik yang dikenali keluarga memastikan kerangka tersebut merupakan korban banjir bandang yang hanyut dari Gampong Lhok Reudeup dan ditemukan di wilayah Biram Rayeuk.

“Setelah dipastikan identitasnya, kerangka mayat langsung dievakuasi oleh personel Polsek Tanah Jambo Aye bersama warga setempat dan dibawa ke rumah duka,” kata Kapolsek.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...