Kutacane. RU – Setelah lebih dari empat tahun berada di Malaysia tanpa diketahui keluarga, Murni, warga Desa Lembah Alas, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara, akhirnya kembali ke kampung halaman.
Namun, kepulangannya diharapkan diikuti pendampingan sosial dan perhatian terhadap kondisi kesehatannya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Yahdi Hasan mengatakan, Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial masih membuka kesempatan bagi Murni untuk mendapatkan pendampingan, termasuk fasilitas pengobatan di Banda Aceh jika diperlukan.
Hal itu disampaikan Yahdi saat mengunjungi kediaman Murni, Jumat (06/11/2026), sehari setelah Murni tiba di Aceh Tenggara.
Menurut Yahdi, pihaknya sebelumnya telah menawarkan fasilitas pengobatan di Banda Aceh.
Namun, keluarga memilih agar Murni terlebih dahulu dipulangkan supaya dapat berkumpul kembali dengan keluarga.
Meski demikian, kesempatan mendapatkan penanganan kesehatan tetap terbuka sesuai kebutuhan dan kesepakatan keluarga.
“Yang paling penting bagi kita adalah memastikan Murni sudah kembali, berkumpul dengan keluarganya, dan kondisinya baik. Setelah ini, kita berharap keluarga dapat memberikan perhatian dan pendampingan agar kehidupannya ke depan lebih baik,” kata Yahdi.
Dalam kunjungan tersebut, Yahdi juga menyerahkan bantuan dari Gubernur Aceh berupa sembako dan kebutuhan sehari-hari.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Dinas Sosial Aceh, Baitul Mal Aceh, Rida Alma, serta seluruh pihak yang membantu proses pemulangan Murni dari Malaysia.
Sementara itu, Leni, kakak Murni, mengaku bersyukur adiknya dapat kembali setelah bertahun-tahun terpisah dari keluarga.
“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Aceh, Baitul Mal Aceh, Dinas Sosial Aceh, Bapak Yahdi Hasan, serta seluruh elemen masyarakat yang telah ikut membantu dan mendoakan kepulangan Murni. Kami sangat bersyukur akhirnya Murni bisa kembali dan berkumpul bersama keluarga,” ujar Leni.
Keluarga berharap perhatian pemerintah dan masyarakat tidak berhenti pada proses pemulangan, tetapi berlanjut melalui dukungan dan pendampingan agar Murni dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik di kampung halaman.(AFW11)













