Keluhan Warga Ditindaklanjuti, Jalan Keude Paya–Sangkalan Diperbaiki

Proses perbaikan Jalan Keude Paya–Sangkalan Pemerintah Kabupaten Abdya. Rabu 4 November 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T08]

Blangpidie. RU – Perbaikan Jalan Keude Paya–Sangkalan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Akses yang sebelumnya rusak dan berlubang, berdebu saat kemarau, serta becek ketika hujan, kini lebih nyaman dilalui.

Perbaikan tersebut merupakan respons Pemerintah Kabupaten Abdya terhadap keluhan warga.

Kondisi jalan yang membaik diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, terutama untuk mengakses sekolah, sawah, pasar, dan pusat kegiatan ekonomi.

Rahma (32), warga Sangkalan, mengaku setiap hari melintasi jalan tersebut untuk mengantar anaknya ke SMP Negeri 1 Blangpidie.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Abdya melalui Kepala PUPR yang telah memperhatikan kondisi jalan dan desa kami. Ini merupakan manfaat langsung yang kami rasakan di masa kepemimpinan Bapak Bupati Safaruddin dan Zaman Akli,” ujar Rahma, Rabu (04/11/2026).

Hal senada disampaikan Muktar (45), warga Keude Paya.

Ia mengatakan, kondisi jalan sebelumnya menyulitkan pengendara karena banyak lubang yang harus dihindari.

“Dulu jalan ini sangat sulit dilalui karena banyak lubang yang harus dielakkan. Sekarang jalan sudah bagus, kami tidak was-was lagi lewat sini,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Abdya Rahwadi, S.T., mengatakan perbaikan dilakukan atas instruksi Bupati Safaruddin untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat.

“Atas arahan Bapak Bupati, Jalan Keude Paya–Sangkalan kita perbaiki total. Ini bukan hanya soal jalan mulus, tapi soal konektivitas warga, akses pendidikan, dan ekonomi. InsyaAllah pembangunan jalan di Abdya akan terus kita lanjutkan secara bertahap,” jelas Rahwadi.

Selain perbaikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Abdya mengalokasikan anggaran Rp 2,7 miliar dalam APBK 2027 untuk peningkatan Jalan Sangkalan menggunakan aspal hotmix.

Warga berharap pembangunan infrastruktur jalan terus berlanjut hingga menjangkau wilayah pelosok Abdya.(T08)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...