Takengon. RU – Program hilirisasi perkebunan Kementerian Pertanian mulai dirasakan manfaatnya oleh kelompok tani di Kabupaten Aceh Tengah.
Sebanyak 4 juta batang bibit kopi Arabika Gayo disalurkan kepada 246 kelompok tani untuk mendukung pengembangan perkebunan masyarakat.
Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari petani. Bibit yang diterima dinilai memiliki kualitas baik, sehat, dan sesuai dengan kebutuhan pengembangan kebun kopi di dataran tinggi Gayo.
Salah seorang anggota Kelompok Tani Tuah Miko, Wahyuni, mengatakan, kondisi bibit yang diterima memberikan optimisme bagi petani untuk mengembangkan kembali perkebunan kopi mereka.
”Kualitas bibit yang kami terima sangat bagus dan dalam kondisi baik. Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo dan Kementerian Pertanian atas program ini karena sangat bermanfaat bagi petani kopi di Gayo,” ujar Wahyuni, Minggu (01/11/2026).
Apresiasi serupa disampaikan Juardah, salah seorang penerima bantuan lainnya.
Menurut dia, program tersebut menjawab kebutuhan petani terhadap ketersediaan bibit kopi berkualitas.
“Bibit kopi yang kami terima sangat memuaskan. Tim kelompok tani sangat berterima kasih atas bantuan ini. Kami berharap program pengembangan kelompok tani seperti ini terus berlanjut dari Presiden Prabowo,” katanya.
Kabupaten Aceh Tengah mendapatkan alokasi 4 juta batang bibit kopi Arabika yang didistribusikan kepada 246 kelompok tani di berbagai wilayah.
Program hilirisasi perkebunan yang menjadi salah satu agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat sektor perkebunan rakyat, serta memberikan nilai tambah bagi komoditas unggulan daerah.
Bagi masyarakat dataran tinggi Gayo, kopi merupakan salah satu penopang utama perekonomian.
Karena itu, ketersediaan bibit unggul menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus meningkatkan daya saing Kopi Arabika Gayo di pasar internasional.
Petani berharap bantuan tersebut tidak berhenti pada distribusi bibit, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan dan dukungan berkelanjutan agar tanaman dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil bagi kesejahteraan masyarakat.(BI09)













