BBPOM Aceh Musnahkan 6.819 Produk Bermasalah di Aceh Besar

Ilustrasi. Kamis 29 Oktober 2026 [Dok. Generate By AI/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh menemukan 6.819 produk bermasalah dalam pengawasan di Kabupaten Aceh Besar, Rabu, 21 Oktober 2026.

Temuan tersebut terdiri dari 1.777 produk kosmetik dan obat bahan alam tanpa izin edar serta 5.042 produk obat yang disalurkan distributor tanpa izin dan kewenangan.

Pengawasan ini mengacu pada Peraturan BPOM Nomor 16 Tahun 2023, Peraturan BPOM Nomor 12 Tahun 2023, dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Produk tanpa izin edar dan distribusi melalui jalur tidak resmi berisiko tidak memenuhi persyaratan keamanan, mutu, serta penanganan produk.

Ketua Tim Inspeksi Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BBPOM Aceh, Darwin Syah Putra, menegaskan pentingnya kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan peredaran produk.

“Pengawasan ini merupakan langkah untuk memastikan produk yang beredar dikelola dan disalurkan melalui jalur yang sesuai ketentuan. Pelaku usaha harus memastikan legalitas produk serta memenuhi persyaratan perizinan dan kewenangan distribusi. Kepatuhan ini penting untuk menjaga mutu produk dan melindungi masyarakat dari risiko penggunaan produk yang tidak memenuhi persyaratan,” ujar Darwin dalam keterangan yang diterima rahasiaumum.com, Kamis (29/10/2026).

Sebagai tindak lanjut, petugas memberikan pembinaan dan peringatan kepada pelaku usaha.

Seluruh produk temuan dimusnahkan oleh pelaku usaha dengan disaksikan petugas BBPOM Aceh.

Pelaku usaha juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran.

BBPOM Aceh mengimbau masyarakat memeriksa legalitas kosmetik dan obat bahan alam sebelum membeli.

Pengecekan izin edar dapat dilakukan melalui aplikasi BPOM Mobile atau situs resmi Cek BPOM.

Masyarakat juga diminta melaporkan produk yang diduga ilegal melalui saluran pengaduan resmi BBPOM Aceh.(R10)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...