Kualasimpang. RU – Puluhan anggota Satuan Tugas Difabel Siaga Tanggap Bencana dan Berdaya (Digdaya) binaan Pertamina EP Rantau Field mengikuti simulasi kebencanaan untuk memperkuat keterampilan menghadapi situasi darurat, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang digelar menjelang peringatan ke-98 Hari Sumpah Pemuda itu meliputi simulasi pemasangan tenda darurat dan pembekalan penanggulangan bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang.
Ketua Satgas Digdaya, Nasip, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan menunjukkan bahwa pemuda penyandang disabilitas juga dapat berperan aktif dalam penanganan bencana, termasuk ketika terjadi banjir.
“Kami ingin tunjukkan bahwa pemuda penyandang disabilitas juga punya peran besar saat keadaan darurat, seperti saat banjir besar beberapa bulan lalu. Kelompok rentan pun bisa berdaya di situasi sulit,” ujar Nasip.
Menurut dia, Pertamina EP Rantau Field memberikan pembekalan secara berkelanjutan kepada anggota Satgas Digdaya.
Mereka kini telah mempelajari penanganan banjir, kebakaran, pertolongan pertama, pembuatan tempat perlindungan darurat, hingga penggunaan tas siaga bencana.
“Jika hujan deras turun berhari-hari, anggota kami tidak lagi gelisah. Kami sudah paham cara menyelamatkan diri dan keluarga, serta memiliki pos siaga di empat kecamatan: Tenggulun, Tamiang Hulu, Karang Baru, dan Rantau,” katanya.
Field Manager Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi dengan BPBD Aceh Tamiang.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas penyandang disabilitas dalam menghadapi keadaan darurat.
“Kami percaya partisipasi aktif penyandang disabilitas sangat penting untuk membangun masyarakat yang tangguh. Semoga keterampilan yang didapat dapat diterapkan nyata saat dibutuhkan,” ungkapnya.
Pertamina EP Rantau merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1 yang beroperasi di Kabupaten Aceh Tamiang dan sebagian Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.(S04)













