Tanam Ganja di Kebun, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Polisi

IK (31), dengan barang bukti tanaman ganja dan ganja kering yang diamankan Polres Aceh Tenggara. Selasa 27 Oktober 2026 [Dok. Polres Aceh Tenggara/rahasiaumum.com]

Kutacane. RU – Polisi menemukan 13 batang tanaman ganja di sebuah kebun di Desa Simpur Jaya, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, Senin, 26 Oktober 2026.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial IK (31), warga setempat.

Kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyimpanan ganja di sebuah rumah di Desa Simpur Jaya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Tenggara melakukan penyelidikan dan mendatangi rumah yang ditempati IK, sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo melalui Kasi Humas Iptu Zulfikri mengatakan, penggeledahan yang dilakukan bersama perangkat desa menemukan satu bungkus ganja berbalut plastik merah dan satu karung berisi ganja di atas meja.

“Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mendapat informasi bahwa tanaman ganja juga ditanam di sebuah kebun yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah tersebut,” kata Zulfikri kepada rahasiaumum.com, Selasa (27/10/2026).

Petugas kemudian mendatangi kebun tersebut bersama perangkat Desa Simpur.

Di lokasi, polisi menemukan 13 batang tanaman ganja yang berdasarkan keterangan awal telah ditanam sekitar tiga bulan sebelumnya.

Selain tanaman ganja, polisi menyita satu bungkus ganja kering dengan berat netto 4,64 gram, satu karung goni berisi ganja, serta satu unit telepon genggam merek Oppo.

Zulfikri mengatakan, tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Aceh Tenggara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.(AFW11)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...