Melantik Dewan Hakim MTQ, Bupati Aceh Besar Tekankan Integritas

Tampak Bupati H. Muharram Idris melantik 95 dewan hakim MTQ XXXV Aceh Besar, di Lapangan Bung Cala, Kecamatan Kuta Baro. Sabtu 24 Oktober 2026 [Dok. MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Bupati H Muharram Idris meminta dewan hakim dan dewan pengawas Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXV Kabupaten Aceh Besar menilai peserta secara profesional, adil, dan transparan.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka MTQ XXXV di Lapangan Bung Cala, Kecamatan Kuta Baro, Sabtu (24/10/2026) malam.

Sebanyak 95 dewan hakim dilantik untuk menilai 665 peserta dari 23 kafilah kecamatan.

“Kepada dewan hakim dan dewan pengawas, saya menitipkan amanah besar ini. Laksanakan penilaian secara objektif, adil, transparan, dan proporsional sehingga menghasilkan peserta yang berkualitas dan berintegritas,” tegas Muharram.

Ia berharap MTQ yang berlangsung hingga 31 Oktober 2026 itu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik untuk mewakili Aceh Besar di tingkat provinsi dan nasional, sekaligus mempertahankan prestasi juara umum tingkat Provinsi Aceh.

Ketua LPTQ Aceh Besar, Farhan AP, mengatakan MTQ XXXV menjadi momentum menghidupkan kembali pembinaan tilawatil Quran setelah terakhir digelar pada 2018.(*)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...