115 Anak Ikuti Khitanan Massal Hari Santri di Aceh Utara

Bupati Ismail A. Jalil saat meninjau pelaksanaan khitanan massal yang digelar Dinkes Aceh Utara, di halaman Kantor Bupati setempat. Kamis 22 Oktober 2026 [Dok. Prokopim Aceh Utara/rahasiaumum.com]

Aceh Utara. RU – Sebanyak 115 anak lebih dari keluarga kurang mampu mengikuti khitanan massal yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Utara bersama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Landeng, Lhoksukon, itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Peserta berasal dari 27 kecamatan di Aceh Utara.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Aceh Utara, Mahzar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi pemerintah kabupaten, Kementerian Agama, dan instansi terkait untuk membantu masyarakat.

“Hari ini kita berkolaborasi dengan Pemkab Aceh Utara dan Kementerian Agama. Kita ditugaskan untuk melaksanakan bakti sosial sunat massal dalam rangka memperingati Hari Santri tahun 2026,” ujar Mahzar.

Ia menjelaskan, proses khitan ditangani tenaga kesehatan dari PPNI Aceh Utara dengan metode konvensional menggunakan gunting maupun metode modern.

Petugas juga diarahkan bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) demi menjaga keamanan anak.

“Mereka tidak terburu-buru, yang penting mereka kerjakan sesuai dengan SOP, dan mudah-mudahan anak-anak yang kita sunat itu betul-betul sesuai dengan SOP. Kemudian setelah sunat, kita juga mengarahkan agar untuk selanjutnya perawatannya ke puskesmas masing-masing yang terdekat,” tambahnya.

Mahzar berharap kegiatan tersebut dapat membantu keluarga kurang mampu memperoleh layanan khitan gratis yang aman.

Selain layanan kesehatan, peserta juga menerima bantuan berupa kain sarung dan perbekalan dari Dinas Sosial.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...