Lhoksukon. RU – Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Aceh Utara mencatat, seluas 26 hektare lahan sawah di Aceh Utara mengalami kekeringan akibat musim kemarau ekstrem.
Puluhan hektare sawah produktif atau irigasi yang mengalami kekeringan itu, terdapat di Kecamatan Samudera yakni, Gampong Krueng Mater 23 hektare dan Beuringen 3 hektare. Sedangkan usia tanaman bervariasi mulai 25 sampai 30 hari.
Kepala Distanpan Aceh Utara, Erwandi mengatakan, upaya dilakukan pihaknya untuk mengantisipasi persoalan ini yaitu dengan meminjampakaikan beberapa unit pompa air kepada petani yang membutuhkan.
Kemudian mengusulkan kepada Kementerian Pertanian untuk memfasilitasi pembangunan irigasi perpompaan, perpipaan, embung pertanian dan infrastruktur penyediaan air lainnya.
“Kami mengimbau kepada petani untuk mematuhi jadwal pembukaan dan penutupan pintu air dari ranting kecamatan saat turun ke sawah. Di samping itu, petani juga harus menggunakan varietas-varietas padi yang agak tahan terhadap kekeringan,” katanya.(TH05)













