Lhoksukon. RU – Sedikitnya 150 hektare sawah tadah hujan di sejumlah gampong dalam Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, kekeringan. Tanaman padi yang baru disemai 30 hari, kini terancam mati lantaran tidak ada pasokan air.
Areal persawahan yang mengalami kekeringan berada di Gampong Alue Drien, Seuneubok Baro, U Baro, Ceumpeudak, Gampong Matang Teungoh, Pucok Alue, hingga Batu 12.
“Proses penanaman yang sudah dilakukan petani terpaksa dihentikan karena sawah mengering. Sawah kami di sini tadah hujan, hanya mengandalkan air hujan untuk bercocok tanam,” kata seorang petani setempat, Kamis (09/07/202).
Jika dalam waktu dekat hujan tidak turun, petani khawatir mengalami gagal tanam yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi.
Mereka berharap adanya solusi nyata dari pemerintah. Apalagi sekarang ini pemerintah katanya sedang berupaya meningkatkan swasembada pangan.(TH05)













