Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Terseret Ombak di Ujong Manggeng

Pencarian Maida Putri
BPBD Abdya menghentikan pencarian remaja putri yang terseret ombak di Pantai Ujong Manggeng.[Dok. rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Operasi pencarian oleh Tim SAR terhadap Maida Fitri, 12, korban yang terseret ombak di kawasan pantai Ujong Manggeng, Gampong Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari.

Hingga penutupan operasi pada Rabu 8 Juli 2026, korban belum berhasil ditemukan, meski tim gabungan telah mengerahkan berbagai upaya pencarian di laut maupun pesisir.

“Operasi pencarian resmi ditutup sore ini setelah memasuki hari ke-10. Seluruh upaya yang memungkinkan telah dilakukan, namun korban belum berhasil ditemukan,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Abdya, Mukhsin, Kamis (09/07/2026) .

Ia menjelaskan, berdasarkan prosedur operasi standar (SOP), pencarian korban kecelakaan di perairan, umumnya dilaksanakan selama tujuh hari. Namun, Pemkab Abdya memperpanjang masa pencarian hingga tiga hari tambahan, atas arahan Bupati melalui Sekretaris Daerah.

Selama operasi berlangsung, tim gabungan menyisir sepanjang garis pantai mulai dari kawasan Manggeng hingga Krueng Baru.

Pencarian juga dilakukan dengan penyisiran laut menggunakan perahu nelayan dan personel Satpolairud, serta penyelaman di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban.

Meski operasi resmi ditutup, Mukhsin berharap masyarakat, terutama nelayan yang beraktivitas di perairan sekitar, tetap memberikan perhatian apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Sebelumnya diberitakan, dua remaja putri, Aida (14) dan Maida Fitri (12), terseret arus saat mandi di kawasan wisata pantai Ujong Manggeng bersama keluarganya pada Senin (29/06/2026) sore.

Saat itu, Aida, warga Gampong Blang Padang, Kecamatan Tangan-Tangan, ditemukan meninggal dunia sehari setelah kejadian. Jenazahnya ditemukan terapung sekitar satu mil dari bibir pantai, oleh tim gabungan yang melibatkan personel Satpolairud Polres Abdya dan nelayan setempat, sebelum dievakuasi ke darat dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, Maida Fitri, yang merupakan warga Gampong Ladang Panah, Kecamatan Manggeng, hingga kini belum ditemukan meski operasi pencarian telah berlangsung selama 10 hari.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...