Ungkap Kasus Asusila di Bener Meriah, Polisi Bekuk Ayah Tiri

Tim URC Satreskrim Polres Bener Meriah mengamankan terduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak. Rabu 16 September 2026 [Dok. Polres Bener Meriah/rahasiaumum.com]

Redelong. RU – Satuan Reserse Kriminal Polres Bener Meriah menangkap seorang pria berinisial HE (47) atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Pria asal Aceh Tengah yang merupakan ayah tiri korban tersebut diringkus di Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Aceh, Senin, 14 September 2026 sore.

Penangkapan berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB setelah Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim melacak keberadaan tersangka.

Langkah hukum ini menindaklanjuti Laporan Polisi Nomor LP/B/54/IX/2026/SPKT/POLRES BENER MERIAH/POLDA ACEH tertanggal 14 September 2026 yang dilayangkan pihak keluarga.

“Penangkapan tersebut dilakukan setelah Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim melakukan penyelidikan terkait laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak,” kata Kapolres Bener Meriah AKBP Ricky Nugraha melalui Kasatreskrim Iptu Julpandi.

Aksi kejahatan yang menimpa korban berusia 14 tahun ini diduga terjadi di kediaman mereka di wilayah Kecamatan Bukit pada Agustus 2026.

Kasus ini terkuak sewaktu korban menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit.

Mendapati kejanggalan pada kondisi kesehatan korban, keluarga lantas melapor ke polisi.

“Terduga pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolres Bener Meriah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Julpandi seperti diberitakan rahasiaumum.com, Rabu (16/09/2026).

Penyidik telah meminta keterangan sejumlah saksi, menahan tersangka, dan terus mengumpulkan barang bukti tambahan.

Guna memulihkan kondisi psikologis korban, kepolisian berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA).

Perkara ini diproses berdasarkan Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Kepolisian memastikan penanganan kasus berjalan transparan dan transendental sesuai alat bukti serta regulasi yang berlaku.(BI09)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...