Pemkab Pidie Segera Bayarkan Gaji untuk 7.320 PPPK Paruh Waktu

PPPK
Ilustrasi - Pembayaran gaji guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sudah tujuh bulan menunggak. [Foto: Rahasiaumum.com]

Sigli. RU – Pemerintah Kabupaten Pidie mengatakan segera membayarkan gaji ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, setelah mendapat tambahan anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar Rp Rp 125,6 miliar untuk pembayaran gaji tersebut.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pidie, Muhammad Harris mengatakan, jumlah tenaga PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Pidie mencapai 7.320 orang, dan akan segera dibayarkan gajinya, sesuai klasifikasi pendidikan dan jabatan yang dituangkan dalam Peraruran Mentri PAN-RB Nomor 9 Tahuun 2026 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu.

“Gaji PPPK Paruh Waktu akan dibayar selama 12 bulan plus THR dan gaji 13. Dan dalam waktu dekat ini akan segera dicairkan gaji PPPK Paruh Waktu,” ujar Muhammad Harris, Rabu (02/09/2026).

Saat ini, bupati pun sudah menginstruksikan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tentang percepatan pembayaran gaji tenaga kontrak, termasuk segera memastikan kelengkapan administrasi tenaga kontrak untuk proses pencairan.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...