Banda Aceh. RU – Pemerintah Kota Banda Aceh mendorong sekolah tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman, dan aman bagi seluruh warga sekolah.
Hal itu ditegaskan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dalam dialog pendidikan bersama seluruh kepala sekolah se-Kota Banda Aceh di Aula SMPN 1 Banda Aceh, Rabu (02/09/2026).
“Kita tidak boleh hanya berfokus pada aspek akademik untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” kata Illiza.
Menurut dia, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang unggul secara akademik sekaligus mendapatkan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa.
Karena itu, kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan sekolah perlu menjadi perhatian bersama.
Lingkungan yang kondusif dinilai dapat menunjang proses belajar mengajar sekaligus menciptakan rasa aman bagi siswa, guru, dan warga sekolah lainnya.
Selain kualitas lingkungan pendidikan, Illiza menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Ia meminta pelatihan dan simulasi bencana diperbanyak di sekolah-sekolah di Banda Aceh.
“Kita akan perbanyak simulasi bencana dengan bekerja sama dengan himasusima, Jepang, semuanya ke depan akan kita susun,” ujar Illiza.
Ia mengatakan penguatan mitigasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh membangun kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana.
Dialog pendidikan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, sejumlah SKPK Banda Aceh, staf khusus Pemerintah Kota Banda Aceh, serta seluruh kepala sekolah di wilayah tersebut.
Melalui langkah itu, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap sekolah mampu melahirkan siswa berprestasi sekaligus menyediakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, nyaman, dan tangguh menghadapi bencana.(RSR12)













