Pemko Banda Aceh Gandeng Koperasi HIKMAH Perkuat Hilirisasi Nilam

Foto bersama usai penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemko Banda Aceh dengan HIKMAH terkait pengembangan industri parfum. Jumat 14 Agustus 2026 [Dok. Prokopim Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Pemerintah Kota Banda Aceh menggandeng Koperasi Produsen Himpunan Keluarga Makmurkan Aceh (HIKMAH) untuk memperkuat hilirisasi nilam Aceh dan mendorong pengembangan industri parfum bernilai tambah.

Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama di Universitas Syiah Kuala (USK), Jumat (14/08/2026).

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekonomi daerah melalui pengembangan komoditas unggulan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas SDM, dan penciptaan lapangan kerja.

Langkah tersebut juga melanjutkan diplomasi pembangunan Banda Aceh dengan Kota Grasse, Prancis, yang dikenal sebagai World Capital of Perfumes.

Illiza menilai Aceh harus mengambil peran lebih besar dalam mengolah nilam menjadi produk jadi.

“Kita tidak boleh lagi hanya menjadi pemasok bahan baku mentah, tetapi harus mulai mengambil bagian yang lebih besar sebagai pemain dan produsen parfum olahan berkualitas tinggi di tanah air,” tegas Illiza.

Menurut dia, kerja sama dengan Koperasi HIKMAH diharapkan menjadi sarana transfer pengetahuan, teknologi, dan standar industri ke Banda Aceh.

Pengembangan tersebut diarahkan untuk memperkuat industri hilir, meningkatkan kapasitas UMKM dan tenaga kerja, membuka lapangan pekerjaan, serta memperluas akses pasar.

Program itu sejalan dengan visi pembangunan Banda Aceh 2025-2030 dan peta jalan menuju “Indonesian Perfume City”.

USK juga dilibatkan melalui riset dan inovasi produk parfum serta kosmetik berbasis nilam.

Illiza meminta jajaran terkait mengawal kesepakatan tersebut agar menghasilkan program nyata dan berdampak pada perekonomian masyarakat.

“Bersama-sama, mari kita wujudkan Banda Aceh bukan hanya sebagai Banda Aceh Kota Parfum, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan ekonomi berbasis masyarakat yang harum namanya hingga ke mancanegara,” pungkasnya.(R10)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...