Polisi Tangkap Empat Penambang Ilegal di Tangse

Tangse
Tim Polres Pidie membawa barang bukti alat berat yang digunakan untuk tambang emas ilegal di kawasan hutan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh, Minggu (09/08/2026). [Foto: Polres/Rahasiauamum.com]

Sigli. RU – Kepolisian Resor (Polres) Pidie menangkap empat orang pelaku tambang emas ilegal di kawasan hutan Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, bersama satu alat berat (excavator).

“Keempat orang tersebut yakni Y (34), PM (19), J (36), dan MF (21) yang saat ini sudah dibawa ke Mapolres Pidie untuk menjalani pemeriksaan,” kata Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana, dikutip Selasa (11/08/2026).

Polres Pidie pun menetapkan Y yang merupakan operator alat berat untuk tambang emas tersebut sebagai tersangka. Sedangkan tiga orang lainnya, yakni PM, J, dan MF berstatus sebagai saksi.

Tersangka Y disangkakan melanggar Pasal 158 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara jo Pasal 17 Ayat (1) huruf a dan b jo Pasal 89 Ayat (1) huruf a dan b UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan sebagaimana diatur dalam UU Cipta Kerja.

Kapolres mengungkapkan penggerebekan berlangsung para Minggu dini hari, 9 Agustus 2026 di lokasi pegunungan Tangse.

“Saat tiba di lokasi, tim menemukan satu unit ekskavator dan tenda pekerja. Tim menyergap tenda tersebut dan dapat mengamankan empat orang. Sedangkan tiga orang lainnya berhasil melarikan diri. Namun, identitas mereka sudah diketahui,” katanya.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya yakni buku catatan kerja, satu unit  timbangan emas, drum bahan bakar minyak, dan lainnya.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...