Calang. RU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Aceh Jaya) tahun ini mendapatkan bantuan APBN untuk mencetak sawah rakyat baru seluas 1.000 hektare yang tersebar di seluruh kecamatan dalam kabupaten tersebut.
“Program cetak sawah baru ini merupakan hasil usulan ke Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu,” kata Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Dailami, dikutip Sabtu (08/08/2026).
Dailami mengatakan, seluruh lahan yang diusulkan tersebut merupakan milik petani Aceh Jaya dengan kepemilikannya jelas, dan letaknya beririsan dengan sawah yang sudah ada.
Adapun lokasi cetak sawah baru yang sudah mulai dikerjakan sejauh ini meliputi Kecamatan Indra Jaya seluas 318 hektare, Kecamatan Jaya 145 hektare dan 221 hektare.
Kemudian, Kecamatan Pasie Raya 48,7 hektare, Kecamatan Sampoiniet 130 hektare, serta Kecamatan Setia Bakti dan Panga seluas 143 hektare.
Ia menjelaskan, perencanaan cetak sawah baru ini dilaksanakan oleh Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, kemudian dokumen lingkungannya dibuat tim dari Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.
“Sedangkan pelaksanaan seluruhnya oleh Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas 1 Medan, mulai dari kontrak hingga tender. Aceh Jaya sendiri sebagai penerima manfaat saja,” ujarnya.
Ia menuturkan, untuk pagu anggaran awal percetakan sawah baru ini sebesar Rp35 juta per hektare, sehingga jika dikalkulasikan 1.000 hektare, Aceh Jaya mendapatkan Rp35 miliar.
Dirinya menambahkan, untuk daerah-daerah yang memiliki sumber air, pematang dan saluran, diharapkan desain perencanaannya bisa lebih bagus dari program sebelumnya.
“Semua ini dikerjakan semua oleh pihak pelaksana sendiri, mulai dari usulan awal, pengolahan lahan sampai petani siap tanam,” demikian Dailami.(TH05)













