Aceh Besar. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem berupa angin kencang yang dalam beberapa hari terakhir melanda sejumlah wilayah.
Upaya penanganan dibahas dalam rapat yang dipimpin Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram) di Pos Induk Damkar BPBD Aceh Besar, Sibreh, Kamis (06/08/2026).
Syech Muharram meminta seluruh perangkat daerah, BPBD, Dinas Sosial, dan instansi terkait tetap siaga agar setiap laporan masyarakat dapat ditangani dengan cepat.
“Keselamatan masyarakat adalah yang utama, seluruh personel harus tetap siaga dan memperkuat koordinasi di lapangan sehingga setiap kejadian dapat segera ditangani. Kita juga harus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik selama kondisi cuaca ekstrem ini,” ujarnya.
Data Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar hingga Kamis pukul 16.00 WIB mencatat cuaca ekstrem sejak 4 Agustus telah menyebabkan 16 kejadian di delapan kecamatan dan 14 gampong.
Sebanyak tujuh rumah dan satu ruko rusak, sementara delapan pohon tumbang sempat menghambat lalu lintas, termasuk di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan.
Hingga kini tidak ada korban jiwa. BPBD bersama Damkar, TNI, Polri, Dinas Sosial, dan masyarakat terus melakukan penanganan serta mengimbau warga tetap waspada karena potensi angin kencang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.(*)













