PKL Berjualan di Atas Drainase, Satpol PP Aceh Besar Lakukan Penertiban

Petugas Satpol PP dan WH Aceh Besar melakukan penertiban terhadap kanopi toko yang gunakan fasilitas umum, di kawasan Gampong Tanjong Selamat, Kecamatan Darussalam. Kamis 30 Juli 2026 [Dok. MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Sebanyak 13 kanopi toko yang berdiri di atas fasilitas umum serta lapak pedagang ikan yang memanfaatkan saluran drainase di kawasan Gampong Tanjong Selamat, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, ditertibkan petugas, Kamis (30/07/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik sesuai peruntukannya.

Penertiban dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Besar bersama personel Pomdam Iskandar Muda dan unsur Muspika Darussalam.

Keberadaan lapak di atas drainase depan Kampus Chik Pante Kulu dinilai mengganggu ketertiban umum, membahayakan pengguna jalan, menghambat arus lalu lintas, serta berpotensi menyebabkan genangan saat hujan.

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Besar Muhajir SSTP MPA mengatakan, penertiban merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan aturan sekaligus mengembalikan fungsi fasilitas umum yang selama ini dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

“Selama ini para pedagang telah cukup lama berjualan di atas saluran drainase sehingga menyebabkan saluran tersumbat dan memicu genangan ketika hujan. Hari ini kami tertibkan agar fungsi fasilitas umum kembali seperti semula. Ruang publik adalah hak seluruh masyarakat, bukan hanya dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk kepentingan pribadi,” ujar Muhajir.

Ia menegaskan, pemanfaatan fasilitas umum tanpa izin akan terus ditertibkan.

Selain penegakan aturan, pihaknya juga mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi kepada masyarakat.

“Penertiban ini bukan semata-mata tindakan penegakan aturan, tetapi juga upaya mengembalikan fungsi fasilitas umum untuk kepentingan masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat mematuhi ketentuan yang berlaku dan bersama-sama menjaga ketertiban di Aceh Besar,” pungkasnya.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...