BPK Temukan Aset Rp142,7 Miliar Pemkab Aceh Selatan Terbengkalai

Ilustrasi. Jumat 10 Juli 2026 [Dok. Generate By AI/rahasiaumum.com]

Aceh Selatan. RU – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sedikitnya Rp142,7 miliar aset milik Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan tidak dimanfaatkan secara optimal.

Temuan itu tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Nomor 19.B/T/LHP/DJPKN-V.BAC/PPD.01/06/2026 tertanggal 15 Juni 2026.

Nilai aset yang terbengkalai mencapai Rp142,7 miliar, terdiri atas tanah Rp35,15 miliar, gedung dan bangunan Rp23,50 miliar, peralatan dan mesin Rp65,77 miliar, serta jalan, irigasi, dan jaringan Rp18,26 miliar.

Dari informasi yang dihimpun rahasiaumum.com, Jumat (10/07/2026), sorotan terbesar diberikan kepada RSU Pratama Aceh Selatan dengan nilai aset Rp67,66 miliar.

BPK menyebut rumah sakit tersebut belum dapat melayani rawat inap karena pasokan listrik dan air bersih belum optimal serta izin operasional belum memenuhi persyaratan.

Selain itu, BPK menemukan dua waterboom milik Dinas Pariwisata senilai Rp13,32 miliar yang belum dikelola optimal, pasar dan pertokoan senilai Rp4,44 miliar yang tidak ditempati pedagang, pabrik es milik Dinas Kelautan dan Perikanan senilai Rp51,78 miliar yang tidak beroperasi, laboratorium Dinas Lingkungan Hidup senilai Rp3,81 miliar yang belum dimanfaatkan, serta sejumlah aset BPKD yang terbengkalai sejak 2022.

Menurut BPK, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya perencanaan dan pengelolaan aset daerah.

Permasalahan dipicu penatausahaan dan inventarisasi yang belum memadai, data aset yang tidak diperbarui secara berkala, dokumen kepemilikan yang belum lengkap, minimnya anggaran pemeliharaan, serta lemahnya pengawasan.

BPK merekomendasikan Bupati Aceh Selatan menyusun kebijakan pemanfaatan aset secara menyeluruh dan menginstruksikan seluruh kepala SKPK meningkatkan penatausahaan, inventarisasi, pengamanan, serta pemutakhiran data barang milik daerah.(*)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...