Pasca-Serangan Anjing Rabies, Aceh Tengah Percepat Pengendalian dan Vaksinasi

Ilustrasi. Senin 15 Juni 2026 [Dok. Generate By AI/rahasiaumum.com]

Aceh Tengah. RU – Pasca-serangan anjing yang terkonfirmasi positif rabies terhadap sembilan warga di Kecamatan Silih Nara, beberapa Waktu lalu, Pemerintah Aceh Tengah mempercepat langkah pengendalian penyakit dengan menggencarkan vaksinasi hewan.

Selain itu, Pemkab juga memperketat pengawasan wilayah terdampak, dan meminta dukungan pemerintah pusat untuk mencegah meluasnya penularan.

Kasus yang terjadi pada 7-8 Juni 2026 itu sempat menimbulkan keresahan masyarakat setelah seekor anjing liar menyerang warga di sejumlah kampung di Kecamatan Silih Nara.

Data Dinas Kesehatan Aceh Tengah yang dihimpun rahasiaumum.com, Senin (15/06/2026) mencatat sembilan warga dari Kampung Arul Gele, Bur Ni Bius, Remesen, dan Payu Pelu menjadi korban gigitan hewan penular rabies (GHPR).

Hasil pemeriksaan laboratorium Dinas Peternakan dengan nomor registrasi Reg. 110001/RI20501/06/2026 kemudian mengonfirmasi bahwa sampel hewan tersebut positif rabies.

Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis sesuai standar berupa pencucian luka, pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR), serta Serum Anti Rabies (SAR) di fasilitas kesehatan yang ditunjuk.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama Pemerintah Aceh mengintensifkan langkah pengendalian melalui pendekatan lintas sektor.

Fokus penanganan diarahkan pada percepatan vaksinasi hewan penular rabies, pengendalian sumber penularan, edukasi masyarakat, serta pengawasan di wilayah terdampak guna memutus rantai penyebaran penyakit.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...