Warga Transmigrasi Sampaikan Keluhan, Rasumin Pohan Janji Tindak Lanjuti

Wakil ketua DPRK Subulussalam, Rasumin Pohan laksanakan reses II di Kampong Cipare-Pare Timur. Sabtu 6 Juni 2026 [Dok. rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Wakil Ketua DPRK Subulussalam, Rasumin Pohan, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Kampong Cipare-Pare Timur, Kecamatan Sultan Daulat, saat menggelar Reses Masa Sidang II Tahun 2026, Sabtu (06/06/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di kampong yang dikenal sebagai kawasan transmigrasi tersebut turut dihadiri Camat Sultan Daulat Samsir Nazir, Sekretaris DPRK Subulussalam Sarkani Pohan, Kepala Mukim Batu-Batu Saidiman Sambo, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah usulan pembangunan disampaikan, mulai dari sektor pertanian, pendidikan hingga infrastruktur dasar yang dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah.

Warga juga menyampaikan apresiasi kepada Rasumin Pohan karena untuk pertama kalinya sejak Kota Subulussalam berdiri pada 2007, seorang anggota legislatif menggelar kegiatan reses di Kampong Cipare-Pare Timur.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rasumin menegaskan seluruh masukan masyarakat akan menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRK Subulussalam.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat. Semua usulan akan kami tindak lanjuti dan perjuangkan agar bisa direalisasikan sebab wakil rakyat adalah amanah untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, bahkan di tengah keterbatasan anggaran,” ujar Rasumin.

Politikus Partai Gerindra itu juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Subulussalam dan dinas terkait guna membahas solusi teknis terhadap berbagai kebutuhan pembangunan yang disampaikan warga.

Menurut dia, sinergi antara DPRK, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Rasumin menambahkan, kegiatan reses tidak hanya menjadi wadah penyerapan aspirasi, tetapi juga sarana memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat agar program pembangunan yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan warga.

Kegiatan reses ditutup dengan sesi foto bersama dan makan malam sederhana yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan.(MB017)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...