Sinabang. RU – Masyarakat di Kabupaten Simeulue dilaporkan banyak yang menolak imunisasi Campak.
“Alasan warga, setelah usai suntik imunisasi campak, reaksi demam akan terjadi pada tubuh penerima imunisasi,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue, Heri Herwanto dikutip Sabtu (18/04/2026).
Meskipun masyarakat masih enggan dan menolak imunisasi, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue tetap berupaya memberikan pemahaman dan sosialisasi, pentingnya imunisasi campak.
Heri Herwanto mengharapkan kepada warga dan para orang tua, supaya tidak melewatkan pemberian imunisasi campak, terutama kepada anak usia dini yang berusia dibawah 3 tahun serta pelajar yang duduk dibangku sekolah.
Ia juga menjelaskan, kelompok usia yang paling rentan terdampak penyakit campak, adalah anak usia 1 hingga 4 tahun dan 5 hingga 9 tahun, yang seharusnya telah mendapatkan imunisasi dasar dan lengkap.(TH05)














