Banda Aceh. RU – Pemerintah Aceh menggelar Rapat Koordinasi Penyelesaian Kegiatan Masa Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, Senin (18/5/2026) yang dipimpin Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, di ruang rapat Wakil Gubernur Aceh.
Rapat diikuti Tim Satgas PRR Pascabencana wilayah Sumatera/Aceh, jajaran Pemprov Aceh, serta pemerintah kabupaten/kota secara daring, untuk membahas kendala pemulihan pascabencana.
Sejumlah persoalan mengemuka, mulai dari sinkronisasi dan validasi data huntap, jadup, serta kerusakan infrastruktur yang belum terpadu, hingga hambatan administrasi, status lahan, dan keterbatasan sarana dasar seperti listrik dan air bersih.
Fadhlullah meminta seluruh daerah segera memvalidasi data BNBA, Jitupasna, huntap, jadup, dan kerusakan agar tidak terjadi perbedaan antarinstansi serta menerapkan sistem satu data dan satu pintu pelaporan.
“Posko rehab rekon agar diaktifkan kembali secara penuh untuk melakukan update harian, percepatan verifikasi lapangan, dan monitoring progres pemulihan,” ujar Fadhlullah.
Ia juga menekankan percepatan penanganan infrastruktur prioritas seperti hunian, jembatan, pendidikan, air bersih, irigasi, fasilitas kesehatan, serta pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.(R015)














