Banda Aceh. RU – Pengurus Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Aceh menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus DPD APJI Aceh, di The Pade Hotel, Banda Aceh, Sabtu (16/05/2026).
Ketua DPD APJI Aceh, Muhammad Irfan SIP mengatakan, rapat kerja daerah APJI Aceh tahun 2026 ini mengusung tema “Transformasi APJI Aceh Menuju Jasa Boga yang Profesional, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.”
“Tema ini mencerminkan komitmen organisasi untuk terus beradaptasi, improve our quality, serta memperkuat peran APJI sebagai organisasi yang profesional dan visioner di sektor jasa boga,” ujarnya.
Ia mengungkapkan Rakerda ini juga diselenggarakan sebagai forum strategis dalam menjalankan agenda utama organisasi, yaitu:
1. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja APJI Aceh sebagai bagian dari continuous improvement,
2. Menyusun dan menetapkan program kerja strategis yang profesional, terukur, dan responsive terhadap kebutuhan anggota serta perkembangan industri jasa boga,
3. Memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pengurus, anggota, dan para stakeholders dalam mendukung pertumbuhan sektor jasa boga dan UMKM kuliner di Aceh,
4. Serta melaksanakan pengukuhan anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APJI Provinsi Aceh, sebagai bentuk legalitas organisasi, penguatan struktur kelembagaan, serta komitmen bersama dalam menjalankan roda organisasi secara profesional dan bertanggung jawab.
“Pengukuhan anggota DPD APJI Provinsi Aceh ini diharapkan menjadi momentum untuk mempertegas peran, tanggung jawab, dan komitmen seluruh anggota dalam mewujudkan transformasi APJI Aceh menuju organisasi yang solid, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Rakerda ini turut dihadiri Ketua Umum DPP APJI Tasyha Megananda Yukki yang juga akan mengukuhkan pengurus DPD APJI Aceh.
“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada beberapa sponsor dari Sari Roti, Yakult Indonesia, Yayasan Meupakat Bangun Nanggroe, Yayasan Lajuna Sepakat Meuseuraya, dan juga pihak lainnya yang telah membantu sehingga Rakerda APJI Aceh sekaligus Pengukuhan Anggota DPD APJI Provinsi Aceh tahun 2026 ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses. Semoga kegiatan ini menghasilkan keputusan dan rekomendasi yang impactful dan practical, serta menjadi pijakan kuat bagi terwujudnya jasa boga Aceh yang profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tambah M Irfan.
Sementara itu, Ketua Umum APJI, Tasyha Megananda Yukki mengatakan, saat ini APJI terlibat aktif sebagai bagian dari Satgas MBG yang bergerak mendampingi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, dalam hal ini peran APJI bukan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra pendamping yang membantu memastikan kualitas operasional dapur berjalan lebih baik, mulai dari penguatan Standar Food Safety, Sanitasi dan Higiene, Manajemen Dapur, Pengelolaan Distribusi dan Kualitas Makanan, hingga Peningkatan Kompetensi SDM serta Standar Kebersihan Dapur MBG.
“Melalui jejaring pengusaha Jasaboga yang dimiliki APJI, kami ingin memastikan bahwa program strategis nasional ini tidak hanya berjalan baik, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi bagi daerah, membuka lapangan kerja, memberdayakan UMKM pangan lokal, serta menghadirkan makanan yang sehat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat,” tegasnya.(TH05)













