Buronan Kasus Pembunuhan di Riau Ditangkap di Aceh

Buron dari Riau
Dua pelaku pembunuhan lansia ditangkap di Aceh Tengah. [Foto: Dok Polres Aceh Tengah]

Takengon.RU – Polisi di Kabupaten Aceh Tengah membekuk dua buron kasus pencurian dan pembunuhan terhadap lansia di Kota Pekan Baru, Riaupada Jumat sore, 1 Mei 2026.

Kedua pelaku yang ditangkap yakni S (33) dan AFT (21) bersama sejumlah barang bukti, di antaranya cincin emas, uang asing sebesar 400 dolar Singapura, satu unit laptop merek HP, serta satu unit telepon genggam Samsung Galaxy.

“Kedua pelaku beserta barang bukti kami serahkan kepada tim Satreskrim Polresta Pekanbaru pada Sabtu (02/05/2026) di Medan, Sumatera Utara, untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ujar Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq dikutip Minggu (03/05/2026).

Kronologis Kasus

Sebelumnya, telah terjadi kasus pembunuhan terhadap seorang lanjut usia (lansia) bernama Dumaris Boru Sitio (60) di rumahnya di Jalan Kurnia, Rumbai, Kota Pekanbaru pada Rabu, 29 April 2026 lalu.

Korban ditemukan suaminya, Salmon Mena, dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.

Rekaman CCTV mengungkap jejak para pelaku. Dari empat pelaku tersebut, salah satunya diduga wanita berinisial AF yang merupakan menantu korban.

Detik-detik aksi pembunuhan itu pun terekam jelas di kamera CCTV.

Awalnya, para pelaku datang menggunakan mobil hitam dan terlihat seorang wanita berkaus hitam –yang diduga adalah menantu korban berinisial AF– masuk ke halaman rumah, disusul wanita lain yang mengenakan jaket hoodie warna biru dan dua orang laki-laki dewasa.

Mendengar pintu diketuk, korban pun keluar dari kamarnya dan membuka pintu menyambut ‘tamu’ tersebut.

Wanita yang diduga menantunya sempat menyalami korban. Entah apa yang mereka bicarakan, namun situasi saat itu terlihat normal-normal saja.

Hingga kemudian muncul seorang pria yang masuk belakangan, membawa kayu balok dan memukulkannya ke kepala korban hingga korban roboh.

Para pelaku kemudian menguras harta korban dan melarikan diri secara berpencar ke Sumatera Utara dan Aceh Tengah.

Selain dua pelaku yang tertangkap di Aceh Tengah, dua pelaku lainnya juga dilaporkan sudah tertangkap di Binjai, Sumatera Utara.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...