Jaksa Periksa 28 Saksi Terkait Dugaan Korupsi di PTPI Simeulue

Geledah PTPI
Jaksa penyidik Kejati Aceh memeriksa dokumen PT Perikanan Indonesia (PTPI) Unit Simeulue terkait dugaan tindak pidana korupsi pengolahan dan perdagangan ikan di Simeulue, Selasa (07/04/2026). [Foto: Humas Kejati Aceh]

Sinabang.RU – Jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menyatakan telah memeriksa 28 saksi dalam pengusutan dugaan korupsi pengolahan dan perdagangan ikan pada PT Perikanan Indonesia (PTPI) Unit Simeulue.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis mengatakan, pemeriksaan saksi-saksi tersebut dalam rangka mengumpulkan keterangan guna melengkapi berkas perkara.

“Ada sebanyak 28 orang saksi yang sudah dimintai keterangan. Saksi-saksi tersebut merupakan pihak terkait dalam pengolahan dan perdagangan ikan pada PT Perikanan Indonesia Unit Simeulue,” katanya dikutip Jumat (01/05/2026).

Ia mengatakan, saat ini penyidik belum menetapkan siapa saja pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan tindak pidana korupsi pengolahan dan perdagangan ikan pada perusahaan tersebut.

“Karena itu, pengumpulan barang bukti dan keterangan saksi masih dilakukan penyidik guna menetapkan tersangka kasus ini. Selain itu, penyidik juga menggandeng ahli dalam menghitung kerugian negara,” katanya.

Sebelumnya, tim jaksa penyidik Kejati Aceh juga sudah menggeledah Kantor PT Perikanan Indonesia Unit Simeulue di Desa Lugu, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue.

“Tim penyidik menyita dua kotak dokumen sebagai barang bukti serta laptop untuk memperoleh bukti jejak digital serta penyelamatan aset yang dikhawatirkan dimusnahkan atau dipindahkan pihak lain,” kata Ali Rasab Lubis.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...